WASKITA
Maret 24, 2009
Ketika menulis pengantar untuk kumpulan puisi Paseduluran Tanpa Tepi yang ditulis oleh Sabrang Mowo Damar Panuluh, lebih dikenal dengan Noe Letto, saya justru sibuk mencari judul apa yang tepat untuk menggambarkan citra Noe yang saya kenal, yang saya pahami, dan saya menemukan kosakata berasal dari bahasa Jawa yakni, “WASKITA” . Kata “WASKITA” ternyata tidak bisa diartikan secara tegas sebagaimana jenis kosakata pada umumnya-karena di dalamnya terkandung banyak makna, banyak pengertian dan pemahaman. Waskita bisa berarti awas, waspada, sensitif, tanggap, tune in, tapi juga bisa berarti visioner. Baca entri selengkapnya »